Header Ads

Mengukur Kinerja Kanal RTRWNET dengan Beban

Mengukur Kinerja Kanal RTRWNET dengan Beban, adalah pengetahuan tingkat dasar Wireless System guna mendapatkan Performa yang lebih baik.
Mengapa Topik ini penting kami munculkan ? Karena masih banyak diantara pengusaha Bisnis RTRWNET yang menganggap bahwa Kekuatan Power Aksespoint yang besar, akan mendapatkan hasil yang lebih luas, sehingga penggunaan "booster" kadang menjadi buah pikiran untuk mewujudkan cita-cita itu...
Padahal kenyataannya tidak demikian !? Ikuti ulasan kami dibawah ini ......

Perlu diketahui bahwa hampir semua peralatan nirkabel WiFi berbasis protokol IEE 802.11 adalah radio half-duplex. Artinya perangkat tersebut tidak bisa melakukan pengiriman sinyal (transmit) dan penerimaan sinyal ( receive) secara simultan/bersamaan. Konsekuensinya, throughput tidak akan mencapai kecepatan 11 mbps, tapi perolehan biasanya lebih rendah hanya sekitar 6-7mbps. Throughput yang akan kita peroleh biasanya lebih rendah lagi yaitu sekitar 5-6mbps, karena adanya overhead protocol di sistem nirkabel. Throughput maksimal seperti ini hanya akan tercapai jika hanya ada 2 ( dua ) stasiun yang berkomunikasi di jaringan.

Kenyataannya, WiFi merupakan media radio yang bersifat sharing atau digunakan secara bersama. Tentunya agar tidak ada paket yang rusak, hanya boleh ada satu stasiun (pemancar) yang menggunakan frekuensi secara bergantian.Semakin banyak stasiun yang ada pada frekuensi, akan semakin tinggi pula delay yang harus dialami sebelum sebuah stasiun dapat mengirim data. Oleh karena itu, sangat logis jika throughput akan turun dengan semakin banyaknya stasiun yang menggunakan frekuensi yang sama.

Degradasi pada throughput akan nampak lebih dahsyat jika banyak stasiun yang men-download/mengirim file-file besar atau menggunakan layanan streaming video (youtube). Tentunya untuk lalu lintas data (traffic ) yang kecil-kecil dan rendah seperti chatting, kita dapat melihat degradasi yang fatal di jaringan sehingga lebih banyak stasiun yang dapat menggunakan frekuensi secara bersamaan.

Pengalaman dilapangan menunjukkan bahwa total stasiun yang dapat melakukan sharing pada sebuah kanal yang sama pada dasarnyaterbatas dan sangat tergantung pada type traffiknya. Pada traffic yang besar/tinggi sebuah kanal kemungkinan hanya akan menampung jumlah yang sangat besar sekali, sekitar 10-15 staiun, sebelum kita melihat berkurangnya throuhput yang sangan besar. Oleh karena itu, kita perlu membatasi jumlah stasiun.

Jika sebuah kanal/sel demikian pebuh, seseorang/stasiun hanya dapat menggunakan kembali frekuensi/kanal tersebut untuk membantu sebuah sel pada jarak tertentu. Oleh karena itu sangat penting sekali untuk membatasi daya pancar setiap stasiun sekitar 20-30 untuk tiap kanal sel.Artinya, tunduk pada batasan daya pancar maksimal yang ditentukan ( yaitu 100mW) sangat penting untuk diperhatikan untuk menjamin terjadinya reuse frekuensi disebuah daerah.

Daya maksimal yang dihasilkan oleh perangkat USB Wifi umumnya hanya berjumlah sekitar 70mWatt. Sementara daya rata-rata aksespoint yang beredar dipasaran seperti Linksys WRT54GL dan yang lainnya rata-rata hanya berkisar pada angka 100mWatt. Jadi semua peralatan ini sangat petuh terhadap aturan dari "ramah lingkungan "
Diberdayakan oleh Blogger.