Memasang Antena Wireless Jarak Jauh

Posted by Pro-Admin on 03.43
LAN Wireless System (Hotspot)


Berbagai pertanyaan akan muncul saat membuat koneksi hotspot. Sebagai contoh :

(a) Berapa kekuatan power akses point untuk menjangkau jarak tertentu?
(b) Berapa ketinggian antena yang optimal untuk menjangkau jarak tertentu?
(c) Antena apa yang sebaiknya digunakan untuk menjangkau jarak yang dimaksud ?

Koneksi Jaringan Wireless memiliki beberapa faktor penentu yang sangat memperngaruhi tangkapan sinyal yang diperoleh, seperti : faktor lingkungan, perhitungan dB Gain/Sensitivitas akses point itu sendiri serta penguatan antena yang dipergunakan.

Ada 3 (tiga) jenis perhitungan yang lazim digunakan untuk menaklukkan jarak tempuh sinyal, antara lain :
  • Jika anda melihat dari sisi jarak antar keduanya dengan mempertahankan kualitas link sinyal yang baik pada transfer data yang berbeda, maka lakukan perhitungan jarak jangkauan.
  • Jika anda mengacu pada banyaknya rintangan untuk menghubungkankedua tempat tersebut, maka anda harus mengacu pada perhitungan link budget.
  • Jika anda memikirkan akses point dan antena yang dapat memenuhi kebutuhan kinerja yang baik pada jarak tertentu, maka anda dapat memilih fungsi perhitungan antena.
Yang jelas, dalam system koneksi wireless hotspot ada sebagian kekuatan sinyal yang berkurang saat menempuh perjalanan di udara. Sebagian diterima dan sebagian lagi akan terpancar ketempat lain jika pointing antena tidak dilakukan dengan tepat. Bahkan jika anda coba untuk mengkoneksikan sinyal wifi didalam ruang hampa udara, maka 100% power akan hilang.

Pemilihan antena yang tepat untuk penggunaan outdoor adalah sesuatu yang amat penting. Dengan pemilihan antena yang cocok, maka akan membantu anda mempertahankan kualitas link yang dapat diandalkan dan lebih efisien sehingga menghemat biaya pengeluaran.

Formula Perhitungan.

Untuk menemukan antena yang sesuai, dapat dilakukan dengan pertimbangan Frednel Zone yang ada, sedangkan untuk menentukan penguatan antena, anda dapat menggunakan perhitungan sebagai berikut :


Sedangkan untuk mengetahui Penguatan Antena Pemancar dan Penerima, anda dapat menggunakan perhitungan dibawah ini :

Dimana d =distance in Km
             f = frekuensi in Hertz

Faktor Loosis Sinyal pun harus dipertimbangkan, yang bisa disebabkan oleh Aksespoint itu sendiri, kabel yang dipergunakan, antena serta bebas jarak tanpa halangan yang berarti (loos sigh) antara Stasiun Tx dan Rx. Link Budget yang sering disebut dengan Fade Margin Sistem Operation atau dalam perhitungan, adalah jumlah yang tepat dari fade margin yang dibutuhkan untuk sistem wifi yang tergantung pada keandalan link yang yang diinginkan.Dengan nilai nomimal praktis penguatan sebesar 20 - 30 dB gain.

Perhitungan tersebut sangat dibutuhkan untuk mendapatkan kualitas sinyal yang baik, khususnya system jaringan P2P Wireless. Untuk menggunakan, terutama mereka yang ingin mengetahui kehandalan koneksi nirkabel mereka ketika pemancar dan penerima bekerja pada jarak tertentu sehingga dapat berfungsi secara ideal.

Sinyal Strength Informasi.

  • Excellent : Link bekerja dengan kualitas terbaik, ideal untuk aplikasi yang menuntut kualitas terbaik dengan fade margin lebih dari 22 dB Gain.
  • Good : Link bekerja dengan kualitas baik (normal), dengan tingkat fade margin <22 dB Gain
  • Standart : Link bekerja dengan kualitas standart dan tidak menjamin tingkat kestabilannya sepanjang waktu, tetapi harus bekerja dengan baik. Dimana fade margin hanya sekitar 14 dB Gain atau lebih rendah.
Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita bersama.

Regard,-

@dMiN
-->
Categories: